Sabtu, 07 September 2024

 

Melalui Kitab Hosea, Tuhan memberitahu kita bahwa Dia ingin kita memiliki iman dan pengetahuan pribadi tentang Tuhan. Jadi apakah iman pribadi itu?
Secara umum, jika seseorang mempunyai akhlak yang baik, berarti dia mempunyai akhlak yang baik. Namun dalam teologi, kata personal mengacu pada integrasi pengetahuan, emosi, dan kemauan. Oleh karena itu, keyakinan pribadi mengacu pada keyakinan yang mengintegrasikan pengetahuan, emosi, dan kemauan. Pengetahuan di sini mengacu pada membaca Alkitab, mendengarkannya, dan mempelajarinya.
Pada saat yang sama, emosinya adalah merasakan cinta, syukur, dan kepercayaan kepada Tuhan sambil merenungkan dan mendoakan firman Alkitab, dan kemauannya adalah mendengarkan firman Tuhan. Dalam pengertian ini, iman pribadi adalah iman yang timbul dari pengetahuan yang benar tentang Tuhan melalui Alkitab, perasaan cinta yang dimiliki seseorang saat bermeditasi dan berdoa tentang Tuhan, dan ketaatan yang disengaja terhadap firman tersebut. Ini adalah iman yang benar.
Berikutnya adalah mengenal Tuhan. Yaitu memiliki pengetahuan melalui membaca, mendengarkan, dan mempelajari Alkitab melalui persekutuan pribadi dengan Tuhan, memiliki perasaan cinta kepada Tuhan sambil bermeditasi dan berdoa dengan Firman, serta rela menaati kehendak Tuhan yang diberikan saat itu. Melalui proses inilah saya merasakan seperti apa Tuhan itu. Oleh karena itu, iman ini adalah iman yang diridhai Allah dan iman yang memberikan kekuatan kepada kita.
Selain itu, jika engkau mengenal Tuhan melalui proses ini, engkau akan mengenal kebesaran Tuhan dan menjadi rendah hati di hadapan-Nya. Karena aku tahu kebesaran Tuhan dan aku tahu kekecilanku. Dan Anda mengalami kebahagiaan berupa peningkatan kenyamanan, kedamaian, kekuatan, dan kegembiraan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Minggu, 07 Juli 2024

“Kesempurnaan” katartismos/καταρτισμός).

 Dalam Efesus 4:11, mereka yang menerima “domata” (karunia anugerah) bertindak sebagai gembala bawahan dari Gembala Agung. Mereka bekerja sama dan berpartisipasi dengan Kristus melalui Roh Kudus. Kehidupan-Nya terungkap melalui kita. Ini bukanlah upaya untuk menjadi seperti Yesus dengan kekuatan kita sendiri, namun upaya Yesus untuk menjalani kehidupan-Nya melalui kita. Memahami peran kita dalam tubuh Kristus dan berpartisipasi dalam kehidupan-Nya mengubah perspektif kita mengenai kepemimpinan dan pelayanan. Itu mengubah tindakan dan keputusan kita serta mengkomunikasikan kehadiran dan bimbingan-Nya kepada mereka. Kemitraan dengan Kristus ini memungkinkan kita untuk mencerminkan karakter dan kasih-Nya dalam interaksi kita dan memastikan bahwa pelayanan kita dalam Tubuh Kristus merupakan ekspresi dari pelayanan Yesus yang berkelanjutan di dunia. Kami tidak hanya bekerja untuk Kristus, kami bekerja dengan Dia. Karena kehidupan-Nya membentuk dan menjiwai hidup kita, menunjukkan kasih, kerendahan hati, dan kepedulian-Nya terhadap umat-Nya dalam segala hal yang kita lakukan.

Pemberian Kristus (Efesus 4:11) tidak boleh dilihat melalui kacamata status hierarkis, seperti pendapat Paulus, namun melalui kemampuan untuk "memperlengkapi" (dari kata Yunani katartismos/καταρτισμός). “Kesempurnaan” atau menyesuaikan diri kita dengan tujuan khusus Allah (lihat Lexham Research Lexicon of the Greek New Testament). Istilah cathartismos (καταρτισμός) hanya muncul dalam Perjanjian Baru. Arti dasarnya berkaitan dengan perbaikan tulang yang patah selama operasi. Kata ini juga dapat digunakan dalam arti yang lebih luas yaitu pemulihan (lihat Efesus 4-6). Oleh karena itu, sangatlah bermanfaat untuk mengambil perspektif terapeutik karena fungsi ini melibatkan membawa orang-orang percaya ke tempat di mana mereka dapat melakukan tindakan pelayanan individu dalam Kristus. Kehadiran Kristus adalah kehadiran yang menyembuhkan dan memulihkan.




Kamis, 04 Juli 2024

Kematian Yesus

 Kematian Yesus merupakan kepuasan penuh atas keadilan Allah bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Di kayu salib tidak ada ketegangan antara keadilan dan belas kasihan. Sebaliknya, mereka bertemu dalam harmoni yang sempurna. Belas kasihan diungkapkan sepenuhnya, namun keadilan dihormati dan diperluas.


2024 IMTC Korea





 

  Melalui Kitab Hosea, Tuhan memberitahu kita bahwa Dia ingin kita memiliki iman dan pengetahuan pribadi tentang Tuhan. Jadi apakah iman pri...